Upaya Kudeta Blunder, Haji Boy Tetap Ketua DPD II Golkar Buol Hingga 2025

Snews.tv Palu- Dinamika politik yang terjadi di internal partai Golkar Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng) terkait adanya dugaan kudeta terhadap ketua DPD II Golkar Buol H.Abdullah Batalipu, S.Sos,M.Si sempat mewarnai pemberitaan sejumlah media cetak maupun media online.

Seperti pemberitaan beberapa media online sebelumnya, dimana dugaan kudeta yang dilakukan sekretaris DPD II Golkar Buol Abd Azis AT Naukoko SE dan beberapa 8 pengurus kecamatan (PK) menyampaikan ke DPD I untuk merekomendasikan pelaksanaan Musyawarah luar bisa (Musdalub) untuk menggantikan kepemimpinan di DPD II Golkar Buol hasil Musda X dimana Abdullah Batalipu sebagai ketuanya.

Gerakan Sekretaris DPD II Asiz cs itupun berasalan bahwa itu merupakan aspirasi murni dari para kader dan 8 PK yang ada untuk mengevaluasi kondisi internal partai dan untuk perbaikan guna menjemput kemenangan partai jelang pemilu 2024 nanti.

Menanggapi hal itu, Edy Idris Wakil ketua DPD II Golkar Buol menyampaikan bahwa dinnamika yang terjadi di tubuh Partai Golkar Buol itu hal biasa dalam berpartai.
“ Hal yang wajar jika ada dinamika dalam Partai. Dan ini menjadi bahan evalasi bagi kita di internal untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang ada,” jelas Edy Idris.

Jadi apa terjadi selama ini merupakan komunikasi kurang maksimal. Soal Pemilu 2024 mendatang, itu merupakan tanggungjawab bersama untuk memenangkan partai ini.

“ Dinamika yang terjadi di tubuh partai Golkar Kabupaten Buol itu biasa. Dan Alhamdulillah dinamika ini telah usai dan tetap Haji Boy ketua DPD II Partai Golkar Buol 2020 hingga 2025 mendatang,” jelas Edy Idris

Untuk diketahui bersama kata Edy, apa yang sudah dilakukan oleh pengurus dan kader lainnya ada sebagai bentuk upaya kudeta kepada ketua DPD II saat melaksanakan ibadah Umroh bersama keluarga.

“ Seperti penyampaian Sekretaris DPD 1 Golkar Sulteng, Amran Bakir Nain, upaya kudeta yang dilakukan oleh Sekretaris DPD II Golkar Buol Azis Naukoko dan kader lainnya adalah bentuk penghianatan terhadap amanah Musda 10 Partai Golkar pada tahun 2020,” Imbuhnya.

Masih Edy menambahkan, bahwa hari ini Senin (23/5/2022) DPD II dan DPDD I Golkar Sulteng melakukan rapat koordinasi terkait pembahasan beberapa persoalan yang terjadi di internal Golkar Buol jelang pemili 2024.

“ DPD I memerintahkan Ketua DPD II untuk merapikan struktur kepengurusan di tingkatan DPD, PK dan Pimpinan Desa dalam menghadapi Verivikasi factual menghadapi pemilu 2024 dan segera merapikan organisasi sayap pendiri dan didirikan”.pungkas Edy.