Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Di Tombasian Atas

Tondano – Reskrim Polres Minahasa, menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan Di Desa Tombasian Atas, yang mengakibatkan korban WM (45) meninggal dunia pada 18 Januari 2020 lalu.

Tersangka EK (22) menjalani Reka ulang dihalaman Mapolres Mimahasa, pada Selasa (11’2/2020), dan Sebanyak 29 adegan, diperagakan tersangka.

Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP.Sugeng Wahyudi Santoso.SIK mengatakan terdapat 29 adegan yang diperagakan EK sebagai pelaku pembunuhan WM.

“Jadi ada 29 adegan yang diperagakan tersangka, Peragaan dilakukan langsung oleh pelaku EK alias Eka (22) serta sejumlah saksi,” tukas mantan Katim Jatanras Polda Sulut ini.
Lanjut lulusan Akpol 2010 dan PTIK angkatan 74 ini

Lebih lanjut ujar Kasat nahwa rekonstruksi digelar guna melengkapi berkas yang akan dilimpahkan ke Kejari.

Sekedar diketahui peristiwa ini, terjadi ketika korban ditegur ibu pelaku karena mabuk. Teguran itu sempat membuat korban dan ibu tersangka sempat terjadi adu mulut. Bahkan korban sempat mendorong ibu tersangka, sehingga membuat Eka keberatan.
Tersangka pun menyuruh ibunya ntuk masuk ke dalam rumah, selanjutnya menyuruh korban untuk pulang namun keduanya terjadi perselisihan.

Akibatnya tersangka langsung mengayunkan tangan sebanyak satu kali di bagian bahu kiri sehingga korban terjatuh ke jalan hingga terbentur di batu.

Korban diketahui telah tak bernyawa setelah dicek ibunya saat tidur dalam rumah mereka. Dimana korban tewas diduga akibat benturun kepalanya pada batu di jalan usai adu mulut dengan pelaku.(ara)